HEALTHCARELAWSUIT — Salah satu minuman favorit saat berbuka puasa adalah air kelapa karena rasanya yang alami. Selain menyegarkan dahaga setelah seharian berpuasa, air kelapa juga bermanfaat bagi tubuh, membantu mengurangi dehidrasi.
Jika Anda berpuasa selama hampir 14 jam, Anda berisiko mengalami dehidrasi, yang dapat menyebabkan tubuh lelah, lemas, dan kehilangan kesadaran.
Dr. Aru Ariadno SpPD-KGEH, seorang spesialis penyakit, menjelaskan bahwa Anda dapat mengonsumsi semua jenis cairan saat berbuka puasa, termasuk air kelapa. Namun, kandungan elektrolitnya yang tinggi membuatnya lebih baik.
Saat dihubungi detikcom pada Senin (17/2/2025), dia mengatakan, “Pada waktu orang berpuasa, kadang-kadang dengan aktivitas, ya mungkin keringetan, kekurangan cairan, kencing banyak, kemudian terjadi kekurangan elektrolit.”
Salah satu cara untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan minum air kelapa saat berbuka, kata dr Aru.
“Nah, salah satunya bisa memenuhi elektrolit dengan minum air kelapa tadi,” tambahnya.
Air kelapa mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh selain elektrolit. Kandungan dalam satu gelas air kelapa (sekitar 240 mililiter) adalah:
- Protein: 0,5 gram
- Karbohidrat: 10,2 gram
- Kalsium: 4 persen dari rekomendasi kebutuhan harian
- Magnesium: 4 persen dari rekomendasi harian
- Fosfor: 2 persen dari rekomendasi harian
- Kalium/Potasium: 15 persen dari rekomendasi harian
Air kelapa, berkat nutrisinya, adalah pilihan yang baik untuk mengembalikan cairan dan elektrolit tubuh setelah berpuasa seharian.
Kondisi Tertentu Harus Membatasi Air Kelapa
Meskipun air kelapa bermanfaat, orang dengan kondisi tertentu harus menghindarinya saat berbuka puasa. Dr. Nur Rasyid, SpU, spesialis urologi di Siloam Hospitals, menyatakan bahwa individu yang sudah mengalami penurunan fungsi ginjal adalah kelompok yang disarankan untuk mengurangi konsumsi air kelapa.
Dr. Rasyid mengatakan bahwa minum air kelapa boleh, asalkan fungsi ginjalnya normal.
Dia kemudian menambahkan, “Kalau fungsi ginjalnya menurun, itu malah bahaya. Jadi di badan kita kalium tinggi, dia nggak bisa buang. Itu bisa ke jantung jadi nggak aman.”
Jika seseorang memiliki ginjal yang tidak berfungsi dengan baik, minum air kelapa dapat menyebabkan hiperkalemia, yang merupakan kondisi di mana kadar kalium dalam tubuh terlalu tinggi. Hiperkalemia dapat menyebabkan aritmia atau detak jantung tidak teratur.
SUMBER DETIKHEALTH.COM : Nggak Kaleng-kaleng, Ternyata Ini Manfaat Minum Air Kelapa saat Berbuka Puasa