Skip to content
HEALTHCARELAWSUIT
Menu
  • Beranda
  • Wisata
  • Kuliner
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Bisnis
Menu

6 Bakteri Penyebab Keracunan Makanan & Cara Mencegahnya

Posted on April 25, 2025April 25, 2025 by arwana

HEALTHCARELAWSUIT — Makanan yang terkontaminasi dan menyebabkan keracunan makanan dapat menyebabkan mual, muntah, atau sakit perut setelah makan.

Ada beberapa kebiasaan yang mungkin Anda tidak menyadari yang dapat meningkatkan kemungkinan kontaminasi bakteri pada makanan, seperti menyimpan makanan dengan cara yang kurang tepat, menggunakan peralatan masak yang tidak steril, atau mengolah makanan tanpa pertimbangan yang tepat. Ini dapat menyebabkan bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Oleh karena itu, berikut adalah sejumlah bakteri yang menyebabkan keracunan makanan, menurut Antara. Selain itu, ada juga cara untuk menghindarinya.

14 Warga Lebak Diduga Keracunan Usai Acara Syukuran di Cijaku

1. Bakteri Listeria

Bakteri Listeria dapat ditemukan dalam daging olahan, produk susu yang belum dipasteurisasi, sayuran yang tumbuh di tanah yang tercemar, dan makanan kaleng yang sudah rusak. Infeksi listeria dapat menyebabkan gejala seperti flu hingga infeksi serius, terutama pada wanita hamil, orang tua, dan individu yang tidak memiliki daya tahan tubuh yang baik.

BGN Tak Bisa Tuntaskan Uji Lab Makan Bergizi Gratis Penyebab Keracunan Siswa

Untuk menghindari hal ini, cuci bersih sayuran, gunakan susu yang sudah dipasteurisasi, dan hindari makanan olahan yang berlendir atau berbau tidak sedap.

2. Bakteri Campylobacter

Bakteri jenis ini sering ditemukan pada daging yang tidak dimasak dengan baik, sayuran yang tercemar, susu, dan air yang tidak bersih. Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan masalah pencernaan yang bertahan selama dua minggu, termasuk demam, nyeri otot, dan diare.

Untuk mencegah kontaminasi bakteri, masak daging hingga matang sempurna, cuci sayuran sebelum dikonsumsi, dan pastikan air minum bersih.

3. Salmonella

Salmonella sering ditemukan pada telur, daging ayam, dan permukaan dapur yang tidak dibersihkan dengan baik. Sakit perut, diare, muntah, dan demam tinggi adalah gejalanya. Untuk menghindari kontaminasi bakteri ini, masak makanan hingga matang sempurna, cuci tangan sebelum dan setelah mengolah makanan, dan bersihkan peralatan dapur dengan baik.

  1. Bakteri E coli

Bakteri ini dapat ditemukan pada daging sapi yang belum matang, sayuran yang belum dicuci bersih, dan makanan yang tercemar oleh tangan yang tidak bersih. Infeksi E. Coli dapat menyebabkan sakit perut yang parah, diare berdarah, dan bahkan komplikasi serius.

Selalu cuci sayuran dan tangan Anda dengan bersih sebelum makan, dan jangan makan daging setengah matang.

  1. Bakteri Shigella

Shigellosis memiliki gejala yang serupa dengan salmonella, tetapi bakteri ini menyerang usus besar daripada usus kecil. Selain banyak penyakit yang ditularkan melalui makanan atau air yang terkontaminasi, shigellosis sering kali terkait langsung dengan kontak dengan kotoran manusia. Bakteri Shigella yang menyebabkan penyakit ini berasal dari kontaminasi kotoran manusia. Fakta yang lebih mengkhawatirkan adalah bahwa bakteri ini dapat menjadi resisten terhadap antibiotik, sehingga menjaga lingkungan bersih dan bebas kuman sangat penting untuk mencegah infeksi.

  1. Staphylococcus aureus

Staphylococcus dapat tumbuh pada makanan yang dibiarkan terlalu lama di suhu ruangan, seperti salad, makanan berbasis susu, dan daging olahan. Setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, orang bisa mengalami mual, muntah, dan diare.

Untuk menghindari keracunan makanan dari bakteri ini, simpan makanan tidak langsung sebelum dikonsumsi, jangan biarkan makanan terlalu lama di kulkas, dan hindari makanan yang berbau atau berubah tekstur.

SUMBER TEMPO.CO : Ketahui 6 Bakteri Biang Penyebab Keracunan Makanan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan TerUpdate

  • Perubahan Iklim Tak Lagi Jauh: Dampak dan Solusi
  • Generasi Baru Mulai Menentukan Arah Pasar
  • Pelaku Usaha Lokal: Adaptasi Tren Pasar untuk Bertahan
  • Tren Konten Video Pendek Hiburan Naik: Fenomena Baru
  • Mengapa Mobil Hybrid Jadi Pilihan Utama Konsumen Masa Kini

PARTNER

metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb mirecomendadotienda lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy

SPONSOR


TOP SEARCH


PARTNER

PARTNER

PARTNER

©2026 HEALTHCARELAWSUIT | Design: Newspaperly WordPress Theme