Skip to content
HEALTHCARELAWSUIT
Menu
  • Beranda
  • Wisata
  • Kuliner
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Bisnis
Menu

Diet bagi Pasien Anemia Defisiensi Besi, Ini Daftar Makanan yang Disarankan

Posted on June 18, 2025June 18, 2025 by arwana

HEALTHCARELAWSUIT — Jakarta Ada diet atau pengaturan pola makan tersendiri bagi pasien anemia defisiensi besi atau (ADB).

Anemia defisiensi besi sendiri merupakan salah satu jenis anemia akibat kekurangan zat besi di dalam tubuh.

Menurut dokter spesialis anak subspesialis hematologi onkologi, Profesor Harapan Parlindungan Ringoringo, ada beberapa makanan dan minuman yang baik untuk dikonsumsi oleh pasien anemia defisiensi besi. Pasalnya, makanan-makanan ini dapat membantu penyerapan atau absorbsi zat besi (Fe) dalam tubuh (enhancer), berikut daftarnya:

  • Daging sapi;
  • hati;
  • daging ayam;
  • ikan;
  • jus jeruk;
  • jus pear;
  • jus apel;
  • jus nanas;
  • buah plum;
  • pisang;
  • manga;
  • wortel;
  • kentang;
  • labu;
  • brokoli;
  • kembang kol;
  • tomat;
  • selada;
  • tomat;
  • merica;
  • timun. 

“Baiknya konsumsi makanan atau buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C. Ini membantu absorbsi zat besi, misalnya besi 10 gram hanya dapat diserap 1 gram oleh tubuh, tapi dengan bantuan makanan ini, penyerapannya bisa meningkat jadi 3 gram,” kata dokter yang akrab disapa Parlin dalam webinar bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Selasa (17/6/2025).

Sebaliknya, ada pula makanan yang dapat menghambat penyerapan Fe (inhibitor), yakni:

  • Wheat bran (kulit ari gandum);
  • teh;
  • kacang;
  • legume (kacang polong, buncis, kacang tanah).
  • sayuran hijau;
  • kopi;
  • tepung maizena.

Kenali Penyebab Anemia Defisiensi Besi

Parlin memaparkan, ada beberapa penyebab anemia defisiensi besi baik pada anak maupun pada orang dewasa, yakni:

  • Persediaan besi yang kurang akibat berat badan lahir rendah (BBLR).
  • Bayi lahir kembar.
  • Ibu alami anemia saat hamil.
  • Masukan besi yang kurang dari makanan tambahan.
  • Jenis makanan kurang mengandung zat besi (Fe-Heme).
  • Adanya kebutuhan besi yang meningkat akibat pertumbuhan yang cepat.
  • Infeksi akut berulang atau infeksi kronik.
  • Sindrom malabsorbsi atau kelainan dalam penyerapan zat besi.
  • Malnutrisi.
  • Kehilangan zat besi berlebih misalnya karena perdarahan gastrointestinal kronis.
  • Menstruasi berlebihan.
  • Kombinasi dari penyebab-penyebab di atas.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan TerUpdate

  • Transportasi Bukan Lagi Soal Cepat: Menuju Mobilitas
  • Perubahan Iklim Tak Lagi Jauh: Dampak dan Solusi
  • Generasi Baru Mulai Menentukan Arah Pasar
  • Pelaku Usaha Lokal: Adaptasi Tren Pasar untuk Bertahan
  • Tren Konten Video Pendek Hiburan Naik: Fenomena Baru

PARTNER

metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb mirecomendadotienda lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy

SPONSOR


TOP SEARCH


PARTNER

PARTNER

PARTNER

©2026 HEALTHCARELAWSUIT | Design: Newspaperly WordPress Theme