Skip to content
HEALTHCARELAWSUIT
Menu
  • Beranda
  • Wisata
  • Kuliner
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Bisnis
Menu

Makan Timun Mencegah Kolesterol Naik, Mitos atau Fakta?

Posted on March 31, 2025March 31, 2025 by arwana

HEALTHCARELAWSUIT — Jakarta Ketupat sayur, opor ayam, rendang, gulai dan makanan Lebaran lainnya biasanya tinggi lemak, yang bisa memicu kenaikan kolesterol jika dikonsumsi berlebihan. Banyak orang percaya bahwa makan timun setelah menyantap makanan berlemak dapat mencegah kolesterol naik. Tapi, benarkah timun punya efek tersebut atau ini hanya sekadar mitos?

Medical Director Klinik Sirka, dokter Levina Avissa mengungkapkan bahwa fakta timun membantu mencegah kolesterol naik.

“Ada berbagai senyawa fitokimia dalam timun, seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan steroid diketahui dapat menurunkan lemak jahat,” kata Levina.

Lebih lanjut, senyawa fitokimia membantu mengurangi risiko LDL (Low Density Lipoprotein) atau orang awam menyebutnya kolesterol jahat untuk mengalami oksidasi.

Selain itu, berbagai vitamin dan mineral di dalam mentimun, dalam menghambat pembentukan plak trigliserida dalam pembuluh darah, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

Makan Mentimun Bukan untuk Obati Kolesterol Tinggi

Meski memiliki manfaat baik, Levina menegaskan bahwa bukan berarti makan timun bisa dijadikan pengobatan kolesterol tinggi.

“Tidak dapat secara langsung digunakan sebagai pengobatan kolesterol,” kata Levina kepada healthcarelawsuit.us ditulis Minggu, 30 Maret 2025.

Makan Timun Bisa Sebagi Bagian dari Pola Makan Sehari-hari

Anda dapat mengonsumsi timun sebagai menjadi bagian dari pola makan sehari-hari yang seimbang dan bergizi tetapi bukan satu-satunya solusi untuk menjaga kadar kolesterol.

Jadi, bila besok makan rendang dengan lalapan timun itu bisa jadi opsi yang baik karena membantu menambah asupan serat dan air dan mendukung pencernaan yang lebih baik.

Namun, tetap penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi dengan mengatur porsi makanan. Lalu, beragam dalam mengonsumsi makanan juga penting mengingat sumber serat tak hanya timun.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan TerUpdate

  • Perubahan Iklim Tak Lagi Jauh: Dampak dan Solusi
  • Generasi Baru Mulai Menentukan Arah Pasar
  • Pelaku Usaha Lokal: Adaptasi Tren Pasar untuk Bertahan
  • Tren Konten Video Pendek Hiburan Naik: Fenomena Baru
  • Mengapa Mobil Hybrid Jadi Pilihan Utama Konsumen Masa Kini

PARTNER

metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb mirecomendadotienda lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy

SPONSOR


TOP SEARCH


PARTNER

PARTNER

PARTNER

©2026 HEALTHCARELAWSUIT | Design: Newspaperly WordPress Theme