
Jakarta – Rasa kantuk setelah berbuka puasa sering dianggap sebagai hal yang wajar. Namun, menurut ahli gizi, kondisi tersebut tidak selalu disebabkan oleh tubuh yang lelah setelah seharian berpuasa, melainkan juga dipengaruhi oleh pola makan saat berbuka.
Dokter spesialis gizi klinik dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes., Sp.GK menjelaskan melalui unggahan di Instagram bahwa pemilihan makanan saat berbuka dapat memengaruhi kadar gula darah dan membuat tubuh lebih mudah mengantuk.
Menurutnya, konsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula dapat memicu kenaikan kadar gula darah secara drastis. Setelah itu, gula darah akan turun dengan cepat sehingga tubuh menjadi lemas dan memunculkan rasa kantuk.
“Perhatikan kembali apa yang dikonsumsi saat berbuka. Jika terlalu banyak minuman manis, kolak bersantan, atau gorengan, kondisi tersebut bisa memicu lonjakan gula darah,” jelasnya.
Selain makanan manis, kebiasaan makan dalam porsi besar setelah seharian tidak makan juga menjadi penyebab lain. Saat tubuh mencerna makanan dalam jumlah banyak, aliran darah lebih difokuskan ke sistem pencernaan sehingga tubuh terasa lebih rileks dan mengantuk.
dr. Diana juga menyoroti konsumsi karbohidrat sederhana yang berlebihan. Jenis karbohidrat ini memang cepat meningkatkan gula darah, tetapi penurunannya juga berlangsung cepat sehingga tubuh mengalami kondisi crash yang ditandai rasa lemas dan kurang bertenaga.
Di samping itu, terlalu banyak mengonsumsi minuman manis tanpa diimbangi asupan air putih dapat memperburuk kondisi tubuh. Kekurangan cairan membuat tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi, yang akhirnya berdampak pada menurunnya konsentrasi dan meningkatnya rasa kantuk.
Faktor lain yang ikut berperan adalah perubahan hormon setelah makan. Ketika makanan mulai dicerna, sistem saraf parasimpatis menjadi lebih aktif sehingga tubuh memasuki fase istirahat dan relaksasi. Respons alami inilah yang membuat seseorang cenderung mengantuk setelah makan.
Agar kondisi tersebut tidak berlebihan, dr. Diana menyarankan berbuka puasa secara bertahap. Awali dengan air putih dan beberapa butir kurma secukupnya, kemudian lanjutkan dengan menu bergizi seimbang yang terdiri atas protein, serat, serta karbohidrat kompleks.
Ia juga mengingatkan agar tidak berlebihan mengonsumsi makanan dan minuman manis, makan dengan perlahan, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh sejak waktu berbuka hingga sahur agar tubuh tetap segar selama menjalani puasa.
