
Jakarta – Kopi selama ini dikenal sebagai minuman yang membantu meningkatkan fokus dan mengusir rasa kantuk. Namun, kandungan aktif di dalamnya juga membuat kopi sering dikaitkan dengan metabolisme tubuh dan program penurunan berat badan.
Kafein dalam kopi memiliki sifat stimulan yang dapat memengaruhi cara tubuh menggunakan energi. Hal inilah yang membuat kopi kerap menjadi pilihan bagi sebagian orang yang sedang menjalani diet atau rutin berolahraga.
Meski begitu, manfaat kopi terhadap berat badan tidak berarti berlaku tanpa batas. Efeknya tetap bergantung pada jumlah konsumsi, pola makan, serta gaya hidup secara keseluruhan.
Mengutip Healthline, berikut beberapa fakta mengenai hubungan kopi dengan penurunan berat badan berdasarkan penelitian.
1. Kopi berpotensi membantu proses penurunan berat badan
Sejumlah penelitian menemukan bahwa konsumsi kopi dapat berhubungan dengan pengelolaan berat badan melalui beberapa mekanisme tubuh.
Kafein dan senyawa antioksidan dalam kopi disebut dapat memengaruhi metabolisme serta aktivitas mikrobiota usus. Kandungan tersebut juga dikaitkan dengan kemampuan membantu menghambat proses penyimpanan lemak pada sel tubuh.
Selain itu, efek antiinflamasi dari kopi dipercaya berhubungan dengan penurunan risiko obesitas dan gangguan metabolik tertentu.
Dalam beberapa penelitian, efek tersebut terlihat pada konsumsi kopi sekitar 3 hingga 6 cangkir per hari. Namun, jumlah ideal tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang.
2. Efek kopi terhadap berat badan masih terus diteliti
Walaupun banyak penelitian menemukan hubungan antara kopi dan metabolisme, manfaat kopi untuk penurunan berat badan dalam jangka panjang masih menjadi perdebatan.
Penelitian tahun 2024 yang merangkum berbagai studi menunjukkan bahwa sebagian riset menemukan kafein serta polifenol dalam kopi dapat mendukung proses diet. Namun, penelitian lain belum menemukan hubungan langsung antara kebiasaan minum kopi dan perubahan berat badan.
Perbedaan hasil penelitian dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pola makan sehari-hari, jumlah kafein yang dikonsumsi, kebiasaan minum kopi, hingga kondisi tubuh masing-masing peserta.
Meski belum menjadi solusi utama, kopi tetap dianggap memiliki potensi dalam membantu menjaga berat badan pada sebagian orang.
3. Kandungan kafein membuat kopi bekerja sebagai stimulan
Salah satu alasan kopi dapat memberikan efek peningkatan energi adalah karena kandungan kafeinnya.
Kafein bekerja dengan menghambat adenosin, yaitu senyawa dalam tubuh yang memicu rasa lelah dan kantuk. Proses ini kemudian meningkatkan aktivitas zat kimia seperti dopamin dan norepinefrin yang membantu tubuh lebih waspada.
Selain kafein, kopi juga mengandung senyawa lain seperti theobromine, theophylline, dan asam klorogenat. Kandungan tersebut ikut berperan dalam proses metabolisme dan membantu memperlambat penyerapan karbohidrat.
4. Kopi dapat membantu meningkatkan performa olahraga
Bagi orang yang aktif berolahraga, konsumsi kopi juga dikaitkan dengan peningkatan kemampuan fisik.
Sebuah studi tahun 2021 menunjukkan bahwa kafein dalam kopi dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, kekuatan otot, serta kecepatan saat melakukan aktivitas fisik.
Asupan kafein sekitar 3-6 mg per kilogram berat badan disebut mampu memberikan efek positif bagi performa olahraga, baik pada atlet maupun orang yang bukan atlet.
Namun, olahraga tetap perlu didukung dengan pola makan sehat agar hasil penurunan berat badan lebih optimal.
5. Kopi dapat meningkatkan laju metabolisme
Salah satu manfaat kopi yang sering dikaitkan dengan diet adalah kemampuannya meningkatkan metabolisme tubuh.
Metabolisme saat tubuh beristirahat atau resting metabolic rate berperan dalam menentukan jumlah kalori yang dibakar setiap hari. Konsumsi kopi diketahui dapat meningkatkan laju metabolisme sekitar 5 hingga 20 persen.
Efek peningkatan metabolisme ini dapat bertahan hingga beberapa jam setelah kopi dikonsumsi. Dengan metabolisme yang lebih aktif, proses pembakaran energi dan lemak dapat berjalan lebih optimal.
Meski demikian, kopi bukan pengganti pola makan sehat maupun olahraga. Untuk mendapatkan hasil terbaik, konsumsi kopi perlu diimbangi dengan asupan bergizi dan aktivitas fisik yang rutin.
