
Jakarta – Menjaga tekanan darah tetap normal penting dilakukan untuk mengurangi risiko berbagai penyakit. Selain menerapkan pola hidup sehat, pilihan makanan sehari-hari juga dapat membantu, termasuk beberapa jenis sayuran.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi tidak boleh disepelekan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, hingga kerusakan pada pembuluh darah. Tekanan darah yang terus berada pada level tinggi membuat jantung bekerja lebih keras sekaligus memberikan tekanan berlebih pada pembuluh darah.
Secara umum, tekanan darah normal berada di bawah 120/80 mmHg. Sementara itu, tekanan darah yang mencapai 140/90 mmHg atau lebih dapat dikategorikan sebagai hipertensi dan perlu mendapat perhatian.
Pola makan menjadi salah satu bagian penting dalam membantu mengontrol tekanan darah. Beberapa sayuran mengandung kalium, magnesium, nitrat, serat, serta antioksidan yang dapat mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Mengutip Verywell Health, berikut sejumlah sayuran yang dapat menjadi bagian dari pola makan untuk membantu menjaga tekanan darah:
1. Brokoli
Brokoli termasuk sayuran dari keluarga cruciferous yang memiliki kandungan nitrat dan antioksidan. Di dalam tubuh, nitrat dapat diubah menjadi oksida nitrat yang membantu membuat pembuluh darah lebih rileks sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi brokoli setidaknya empat kali dalam seminggu berpotensi membantu menurunkan tekanan darah. Kandungan antioksidannya juga mendukung fungsi pembuluh darah.
2. Sayuran Hijau
Bayam, kale, dan berbagai sayuran berdaun hijau lainnya dapat menjadi pilihan untuk menjaga tekanan darah. Sayuran ini mengandung sejumlah mineral penting seperti kalium, magnesium, dan kalsium.
Tak hanya itu, sayuran berdaun hijau juga menyediakan nitrat. Senyawa tersebut dapat membantu melebarkan pembuluh darah sehingga sirkulasi darah menjadi lebih baik.
Menambahkan sekitar satu cangkir sayuran hijau ke dalam menu harian juga dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.
3. Bit
Bit memiliki warna merah keunguan yang berasal dari senyawa antioksidan. Sayuran akar ini juga menyediakan kalium, serat, dan folat yang dibutuhkan tubuh.
Sejumlah penelitian menemukan adanya hubungan antara konsumsi bit dengan penurunan tekanan darah. Bit dapat dikonsumsi sebagai campuran salad ataupun diolah menjadi jus.
4. Wortel
Wortel tak hanya populer sebagai bahan masakan, tetapi juga bisa menjadi pilihan camilan sehat. Sayuran berwarna oranye ini mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh.
Dalam sebuah penelitian, konsumsi sekitar satu cangkir wortel mentah setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko tekanan darah tinggi hingga 10%.
Wortel bisa disantap mentah sebagai camilan, direbus, dicampurkan ke dalam pecel, atau dinikmati bersama hummus.
5. Kentang
Kentang sering dianggap hanya sebagai sumber karbohidrat, padahal sayuran ini juga mengandung kalium dalam jumlah cukup baik. Bagian kulit kentang turut menyediakan serat.
Cara pengolahannya perlu diperhatikan. Kentang yang direbus, dipanggang, atau dimasak sebentar dapat menjadi bagian dari pola makan sehat yang mendukung pengendalian tekanan darah.
Kandungan kalium pada kentang diduga menjadi salah satu faktor yang berperan dalam manfaatnya terhadap tekanan darah.
Meski beberapa sayuran tersebut dapat membantu mendukung kesehatan jantung dan tekanan darah, konsumsi sayuran bukan pengganti obat atau terapi medis bagi penderita hipertensi. Pengidap tekanan darah tinggi tetap perlu mengikuti anjuran tenaga kesehatan, membatasi asupan garam, berolahraga secara rutin, dan menjaga pola makan seimbang.
