
Jakarta – Minuman yang dikonsumsi setelah bangun tidur dapat memengaruhi kenyamanan tubuh sepanjang hari. Meski terlihat sepele, ada beberapa jenis minuman yang sebaiknya tidak langsung dikonsumsi ketika kondisi perut masih kosong.
Pagi hari sering menjadi waktu untuk menikmati kopi, teh, jus, atau minuman lainnya. Namun, bagi sebagian orang, pilihan yang kurang tepat justru dapat memicu rasa tidak nyaman pada lambung dan pencernaan.
Jika belum sarapan, sebaiknya lebih selektif memilih minuman. Berikut lima jenis minuman yang sebaiknya dihindari saat perut kosong:
1. Jus Jeruk
Jus jeruk memang dikenal sebagai minuman yang menyegarkan, tetapi kandungan asamnya dapat menjadi masalah jika diminum ketika belum ada makanan yang masuk ke lambung.
Sifat asam dari buah jeruk berpotensi mengiritasi lambung dan memicu rasa tidak nyaman. Risiko tersebut bisa lebih terasa pada orang yang sebelumnya memang memiliki masalah pada lambung.
Bukan hanya jeruk biasa, minuman berbahan tangerine, orange, maupun grapefruit juga perlu diperhatikan karena sama-sama memiliki kandungan asam.
2. Kopi dan Teh
Kopi atau teh sudah menjadi bagian dari rutinitas pagi banyak orang. Kandungan kafeinnya memang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, tetapi waktu konsumsinya juga perlu diperhatikan.
Meminum kopi atau teh ketika perut benar-benar kosong dapat meningkatkan produksi asam lambung pada sebagian orang. Akibatnya, muncul keluhan seperti rasa perih, sensasi terbakar di dada, atau asam lambung yang naik.
Bagi yang tetap ingin menikmati minuman berkafein di pagi hari, mengonsumsinya setelah sarapan dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman untuk pencernaan.
3. Minuman Tinggi Gula
Teh manis, minuman rasa buah, hingga jus kemasan sering dipilih sebagai teman sarapan. Masalahnya, sejumlah minuman tersebut dapat mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi.
Ketika dikonsumsi saat perut kosong, gula dapat diserap dengan cepat sehingga kadar gula darah meningkat. Kondisi tersebut memang bisa membuat tubuh terasa lebih berenergi dalam waktu singkat, tetapi kemudian dapat diikuti rasa lemas.
Asupan gula yang berlebihan juga dapat memberikan beban tambahan bagi tubuh. Karena itu, minuman rendah gula atau tanpa tambahan gula lebih baik dijadikan pilihan.
4. Minuman Terlalu Dingin
Sebagian orang merasa lebih segar setelah minum air atau minuman dingin di pagi hari. Namun, ketika perut belum terisi makanan, suhu minuman dapat membuat sebagian orang merasa kurang nyaman.
Cairan yang sangat dingin disebut dapat memicu kontraksi pada otot saluran pencernaan. Pada orang tertentu, hal ini bisa diikuti rasa kembung, begah, atau sensasi tidak nyaman di perut.
Terlebih bagi mereka yang memiliki pencernaan sensitif, minuman dingin saat perut kosong dapat terasa lebih mengganggu. Minuman dengan suhu ruang atau hangat bisa menjadi alternatif.
5. Minuman Bersoda
Minuman bersoda juga sebaiknya tidak menjadi pilihan pertama ketika baru bangun tidur. Kandungan karbonasi di dalamnya dapat membuat perut terasa penuh atau tidak nyaman, terlebih jika dikonsumsi dalam keadaan kosong.
Gelembung gas dari karbonasi dapat meningkatkan rasa begah dan membuat perut terasa kembung. Kandungan lain dalam minuman bersoda, terutama jika tinggi gula, juga membuatnya kurang ideal sebagai minuman pagi.
Daripada langsung mengonsumsi soda, air putih dapat menjadi pilihan sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan setelah bangun tidur.
Memilih minuman di pagi hari tidak harus rumit. Air putih bisa menjadi pilihan utama, sedangkan kopi, teh, jus, atau minuman lainnya sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan dikonsumsi setelah ada makanan jika perut mudah sensitif.
