
Jakarta – Anjuran mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran setiap hari selama ini dikenal sebagai salah satu cara menjaga kesehatan tubuh. Namun, riset terbaru menunjukkan bahwa jumlah saja belum cukup jika ingin memperoleh manfaat maksimal bagi kesehatan jantung.
Penelitian yang melibatkan ilmuwan dari University of Reading, Harvard Medical School, University of California Davis, dan Mars Inc. mengungkap bahwa kualitas atau jenis buah dan sayuran yang dikonsumsi memiliki peran yang tak kalah penting.
Dilansir dari Fox News (13/06/2026), perhatian utama penelitian ini tertuju pada flavanol, yaitu senyawa antioksidan alami yang terdapat pada berbagai tanaman. Flavanol diketahui berkontribusi dalam menjaga kelancaran aliran darah, mengurangi peradangan, serta menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Jenis buah dan sayur lebih menentukan
Dalam studi tersebut, peneliti mengevaluasi pola makan serta biomarker lebih dari 30.000 orang dewasa di Amerika Serikat dan Inggris.
Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun banyak responden telah memenuhi rekomendasi lima porsi buah dan sayuran setiap hari, kurang dari seperempat di antaranya mampu memperoleh sekitar 500 miligram flavanol per hari. Padahal, jumlah tersebut sebelumnya dikaitkan dengan manfaat yang lebih besar bagi kesehatan jantung.
Peneliti utama, Javier Ottaviani, mengatakan banyak orang beranggapan bahwa memperbanyak konsumsi buah dan sayuran otomatis sudah mencukupi kebutuhan senyawa bermanfaat tersebut.
Menurutnya, flavanol dapat membantu menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung apabila dikonsumsi dalam jumlah yang memadai. Karena itu, pemilihan jenis buah dan sayuran menjadi faktor penting, bukan sekadar mengejar jumlah porsinya.
Tambahkan makanan kaya flavanol
Untuk meningkatkan asupan flavanol, Ottaviani menyarankan menambahkan beberapa makanan yang kaya akan senyawa tersebut ke dalam menu harian.
Misalnya dengan mengonsumsi satu buah apel utuh beserta kulitnya, segenggam blackberry, atau secangkir teh hijau sebagai pelengkap makanan.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Food & Function juga mencantumkan sejumlah sumber flavanol terbaik, di antaranya blueberry, blackberry, plum, cranberry, stroberi, ceri, apel dengan kulitnya, teh hijau, kacang fava, dan kacang pinto.
Tetap konsumsi lima porsi setiap hari
University of Reading menegaskan bahwa anjuran makan lima porsi buah dan sayuran setiap hari masih tetap relevan untuk diterapkan.
Namun, Profesor Gunter Kuhnle menilai masyarakat juga perlu memperhatikan variasi buah dan sayuran yang dikonsumsi agar memperoleh kandungan flavanol yang lebih optimal.
Menurutnya, bukan hanya banyaknya buah dan sayur yang penting, tetapi juga memilih jenis yang kaya flavanol agar manfaatnya terhadap kesehatan jantung dapat dirasakan secara maksimal.
