
Jakarta – Minuman kopi telur khas Vietnam tengah ramai diperbincangkan di TikTok. Perpaduan kopi hitam dengan kuning telur yang menghasilkan tekstur lembut dan berbusa membuat banyak orang penasaran mencobanya. Meski menawarkan cita rasa yang unik, para ahli mengingatkan ada sejumlah risiko kesehatan yang tidak boleh diabaikan.
Belakangan, berbagai racikan kopi kreatif bermunculan di media sosial, mulai dari kopi dengan yogurt hingga kopi mont blanc. Kini giliran kopi telur atau cà phê trứng yang menjadi tren dan banyak dibuat ulang oleh pengguna TikTok.
Minuman tradisional asal Vietnam ini dibuat dari campuran kopi hitam, kuning telur, dan susu kental manis. Kuning telur serta susu dikocok hingga mengembang dan bertekstur seperti busa, kemudian dituangkan di atas kopi panas sehingga menghasilkan minuman dengan rasa gurih dan creamy.
Banyak orang menyukai racikan tersebut karena dianggap menyerupai hidangan penutup dengan tekstur yang lembut. Namun, di balik popularitasnya, para pakar kesehatan mengingatkan adanya potensi bahaya, terutama jika menggunakan telur mentah.
Sebagian orang menganggap suhu kopi yang panas cukup untuk membuat telur aman dikonsumsi. Padahal, suhu minuman tersebut umumnya tidak cukup tinggi untuk membunuh bakteri berbahaya yang mungkin terdapat pada telur mentah.
Salah satu risiko yang paling sering dikaitkan dengan konsumsi telur mentah adalah infeksi bakteri Salmonella. Bakteri ini dapat berasal dari unggas dan mencemari telur, baik melalui permukaan cangkang maupun sejak proses pembentukan telur di dalam tubuh ayam.
Apabila telur yang terkontaminasi dikonsumsi tanpa dimasak hingga matang, seseorang berisiko mengalami keracunan makanan.
Infeksi Salmonella umumnya menimbulkan gejala seperti diare, demam, mual, muntah, dan kram perut. Keluhan biasanya muncul dalam rentang enam jam hingga enam hari setelah terpapar, kemudian dapat berlangsung selama empat sampai tujuh hari.
Selain risiko infeksi bakteri, konsumsi telur mentah juga disebut dapat mengganggu penyerapan biotin atau vitamin B7, yaitu vitamin yang berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit, rambut, serta metabolisme tubuh.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kandungan gula pada minuman ini. Kopi telur umumnya menggunakan susu kental manis atau tambahan gula dalam jumlah cukup banyak untuk menghasilkan rasa manis dan tekstur yang lembut.
Apabila dikonsumsi terlalu sering atau dalam porsi berlebihan, asupan gula yang tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular.
Karena itu, meski kopi telur menawarkan pengalaman rasa yang berbeda, para ahli menyarankan agar pembuatannya menggunakan telur yang dipasteurisasi atau dipastikan aman dikonsumsi. Selain itu, batasi penggunaan gula dan susu kental manis agar minuman ini tetap dapat dinikmati tanpa meningkatkan risiko kesehatan secara berlebihan.
