Skip to content
HEALTHCARELAWSUIT
Menu
  • Beranda
  • Wisata
  • Kuliner
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Bisnis
Menu

Kebanyakan Makan? Jangan Panik, Lakukan 5 Tips Sehat dari Ahli Gizi

Posted on August 13, 2026August 13, 2026 by arwana

Jakarta – Makan terlalu banyak sesekali merupakan hal yang bisa terjadi pada siapa saja. Namun, rasa bersalah setelahnya sering membuat seseorang mengambil langkah ekstrem, seperti melewatkan makan atau menjalani diet ketat. Padahal, cara tersebut justru tidak dianjurkan ahli gizi.

Victoria Whittington, ahli gizi asal California, mengatakan tubuh tidak perlu “dihukum” setelah seseorang makan berlebihan. Menurutnya, kembali menjalani pola makan normal dan bergizi seimbang jauh lebih baik dibandingkan mengurangi asupan secara drastis.

“Orang-orang harus fokus mengembalikan rutinitas pola makan normal dan fokus pada pola makan bergizi seimbang,” ujarnya seperti dikutip dari DailyMail UK.

Kebiasaan membatasi makanan secara berlebihan setelah overeating juga berpotensi menciptakan siklus makan yang kurang sehat. Ketika tubuh mengalami pembatasan asupan, seseorang justru bisa semakin memikirkan makanan dan lebih mudah kehilangan kontrol saat kembali makan.

Penelitian mengenai perilaku makan yang diperkenalkan Janet Polivy dan Peter Herman pada 2002 melalui konsep dietary restraint menunjukkan bahwa pembatasan makanan yang terlalu ketat dapat meningkatkan kerentanan terhadap makan berlebihan, terutama ketika seseorang menghadapi stres atau godaan makanan.

1. Kembali ke Pola Makan Normal

Setelah makan banyak, tidak perlu mengompensasinya dengan sengaja tidak makan pada hari berikutnya. Tubuh tetap membutuhkan asupan energi dan nutrisi agar fungsi normalnya berjalan.

Whittington menyarankan untuk kembali ke jadwal makan seperti biasa dengan mengutamakan makanan bergizi dan seimbang.

Konsistensi pola makan dinilai lebih penting daripada mencoba “menebus” makanan yang sudah dikonsumsi sebelumnya.

2. Pilih Sarapan Kaya Protein dan Serat

Hari berikutnya dapat dimulai dengan sarapan yang mengandung protein dan serat. Kombinasi tersebut dapat membantu memberikan rasa kenyang sekaligus menjaga pola makan tetap teratur.

Temuan yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition pada 2013 menunjukkan bahwa sarapan tinggi protein berpotensi membantu mengurangi keinginan untuk ngemil pada malam hari.

Sementara itu, serat dapat membantu memperlambat penyerapan makanan dan mendukung rasa kenyang lebih lama.

3. Jangan Sengaja Melewatkan Waktu Makan

Melewatkan sarapan atau makan siang karena merasa bersalah setelah makan banyak bukanlah solusi yang ideal.

Sejumlah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Obesity dan The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menemukan adanya hubungan antara pola makan tidak teratur dengan perubahan hormon ghrelin, yaitu hormon yang berkaitan dengan rasa lapar.

Rasa lapar yang terlalu kuat kemudian berpotensi membuat seseorang kembali makan dalam jumlah berlebihan. Karena itu, menjaga jadwal makan tetap konsisten dapat membantu menghindari siklus tersebut.

4. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan

Tidak perlu langsung melakukan olahraga berat setelah makan berlebihan. Pergerakan ringan dapat menjadi pilihan yang lebih realistis.

Aktivitas fisik membantu tubuh menggunakan glukosa sebagai energi dan dapat menjadi bagian dari rutinitas sehat sehari-hari.

Berjalan santai atau melakukan aktivitas ringan lainnya bisa dilakukan sesuai kondisi tubuh, tanpa menjadikannya sebagai bentuk hukuman karena sudah makan banyak.

5. Pastikan Tubuh Tetap Terhidrasi

Minum air putih yang cukup juga penting untuk menjaga kebutuhan cairan tubuh. Hidrasi yang baik membantu berbagai fungsi tubuh tetap berjalan dan dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman atau lesu.

Air putih juga dapat menjadi pilihan utama dibandingkan minuman tinggi gula, terutama ketika seseorang sedang berusaha kembali ke pola makan yang lebih seimbang.

Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Selain memperhatikan makanan dan aktivitas fisik, cara seseorang menyikapi dirinya sendiri setelah makan berlebihan juga tidak kalah penting.

Konsep self-compassion atau sikap penuh pengertian terhadap diri sendiri disebut dapat membantu seseorang mengelola emosi dan mengurangi kecenderungan makan secara tidak terkendali.

Penelitian yang melibatkan Kristin Neff serta Adams dan Leary turut menunjukkan adanya kaitan antara self-compassion, regulasi emosi, dan perilaku makan.

Karena itu, daripada merasa harus menghukum diri setelah makan banyak, lebih baik menjadikan pengalaman tersebut sebagai pengingat untuk kembali menjalani kebiasaan sehat.

Whittington menegaskan bahwa makan berlebihan sesekali bukan berarti seluruh pola hidup sehat menjadi sia-sia. Yang lebih penting adalah tidak menjadikannya kebiasaan dan tetap kembali pada pola makan bergizi seimbang.

“Pada akhirnya, makan berlebihan sesekali adalah hal wajar selama tidak dilakukan terus menerus,” pungkasnya.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan TerUpdate

  • Kebanyakan Makan? Jangan Panik, Lakukan 5 Tips Sehat dari Ahli Gizi
  • Benarkah Diet 3 Apel Sehari Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?
  • Stabilitas Nasional Menjelang HUT RI: Analisis Strategis Pemerintah dalam Menghadapi Disrupsi Informasi dan Potensi Aksi Massa
  • Eskalasi Kebakaran Hutan dan Lahan: Tinjauan Strategis Penanganan Krisis di Kawasan Konservasi Nasional
  • Viral Ajakan Beralih ke Pola Makan Vegan, Ini Respons Netizen

PARTNER

metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb mirecomendadotienda lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy

lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy solocalcionapoli marylandpreparedness fajerrmaidsolutions alipanpay ezshappy entradarivers ustechwiki imguniversal hermosacultura arlologgin phoenixpower jazzcruising slangthis andreafrazier monstathreads angeliajoiner cecilielind seorunet qualityrehomes vacumetros fadiaragon foryouto paydayloansilr coupancode joshuaflinn conformable-jp winifred arcticgreen readbyfamous itcort.autos bikersonweb feelwellforever


SPONSOR

Error 503. Service Unavailable

The server is temporarily unavailable. Please check back shortly. If this problem persists, please contact our Technical Support department.


TOP SEARCH

Error 503. Service Unavailable

The server is temporarily unavailable. Please check back shortly. If this problem persists, please contact our Technical Support department.


PARTNER

PARTNER

PARTNER

©2026 HEALTHCARELAWSUIT | Design: Newspaperly WordPress Theme